PENGEMBANGAN AGROEDUWISATA KOPI ROBUSTA DI KELOMPOK TANI RAHAYU IV, DUSUN SIRAP,
DESA KELURAHAN, KECAMATAN JAMBU KABUPATEN SEMARANG

Dalam rangka mendukung pengembangan komoditas kopi di Jawa Tengah, Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah senantiasa melakukan pembinaan, pendampingan dan fasilitasi guna mendorong kemajuan usaha kelompok tani kopi. Salah satu kelompok tani kopi yang memiliki perkembangan yang baik adalah Kelompok Tani Rahayu IV di Dusun Sirap, Desa Kelurahan, Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang.
Kelompok tani ini terbentuk sejak tahun 1998 dan diketuai oleh Bapak Ngadiyanto. Kelompok tani yang beranggotakan 30 petani ini memiliki luas lahan sekitar 60 ha dengan pengembangan kopi seluas 35 ha. Sirap, merupakan salah satu dusun di lereng gunung Kelir. Nama Sirap dan gunung Kelir populer karena produksi kopi robustanya yang memiliki cita rasa mocca.
Dalam pengembangan kopi pada kelompok Tani Rahayu IV ini memiliki keunggulan dengan memadukan 3 (tiga) aspek dalam satu kesatuan kegiatan/usaha kelompok yaitu : agronomi, edukasi dan wisata menjadi satu kesatuan “AGROEDUWISATA” yang berbasis komoditas kopi. Agroeduwisata pada Kelompok Tani Rahayu IV dirintis sejak tahun 2015 dengan melibatkan dan memberdayakan warga masyarakat Dusun Sirap dengan generasi milenial sebagai pelaku utamanya.
Perkembangan Agroeduwisata sampai dengan saat ini sudah berkembang cukup pesat dengan usaha kelompok tani yang sekaligus dijadikan bagian dari paket eduwisata yaitu:
1. Perawatan dan budidaya kopi
2. Pengolahan pasca panen kopi
3. Rosting/roostery kopi
4. Penyeduhan dan penyaji kopi
5. Jelajah kebun kopi dan foto Jeep
6. Cafe kopi dan penjualan produk kopi.
Diharapkan dengan penguatan dari pendampingan Pemerintah dalam hal ini Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Agroeduwisata Sirap dapat semakin berkembang menggaungkan semangat bagi petani kopi dan dapat dijadikan rujukan bagi petani ataupun kelompok tani kopi di daerah lain dalam upaya pengembangan usaha kelompok yang berbasis komoditas kopi.

Komentar


List Komentar


Link terkait
Pemprov Jateng
Lapor gub
LKPP
LPSE
Kementan